LIVI ZHENG PADUKAN BUDAYA INDONESIA DALAM FILM TERBARUNYA

Livi Zheng, sutradara muda asal Blitar Jawa Timur ini telah berhasil menancapkan kukunya di kancah perfilman dunia. Lewat film pertamanya berjudul Brush With Danger (2014), Livi Zheng berhasil mensejajarkan namanya dengan sutradara-sutradara ternama Hollywood.

Namun demikian, meski namanya telah mendunia, Livi Zheng tak serta merta melupakan tanah kelahirannya, Indonesia. Bukti sahih besarnya cinta Zheng pada Indonesia adalah dengan memadukan budaya Indonesia dalam film-film Hollywood garapannya. Sebagaimana yang ia tuturkan, dalam fim Brush With Danger, Zheng memasukan unsur musik gamelan dipadukan dengan music Barat.

Secara khusus kepada Selebtube.com Livi mengatakan, “Saya memadukan budaya Indonesia pada semua film. Contohnya film Brush With Danger, musiknya itu perpaduan gamelan dengan musik Barat. Karena kita juga pengennya penonton
disini juga bisa terima dan juga penonton seluruh dunia” .

Salah satu adegan syuting film 'Bull Race' (@selebtube)

Salah satu adegan syuting film ‘Bull Race’ (@selebtube)

Tak cukup sampai disitu, Zheng juga rupanya tengah menyiapkan film baru bertajuk ‘BULL RACE’ yang kental dengan budaya Indonesia. Di film tersebut, Zheng akan memasukan budaya khas Madura, yakni Karapan Sapi.

“Saya lagi mengembangkan script untuk film lain, temanya Karapan Sapi Madura. Kemarin sudah sempat syuting di Madura dan sudah ketemu beberapa tokoh dari Madura. Dan sekarang kita sedang merevisi skenarionya” Tutur Livi Zheng, Rabu, (12 Mei 2017).

Livi Zheng mengangkat soal Karapan Sapi di film terbarunya 'Bull Race' (@selebtube)

Livi Zheng mengangkat soal Karapan Sapi di film terbarunya ‘Bull Race’ (@selebtube)

Pemilihan tema ‘Karapan Sapi Madura’ tentu saja bukan tanpa alasan. Selain untuk melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia ke mata dunia Internasional, tema Karapan Sapi Madura dinilainya sangat unik.

“Saya mengangkat karapan sapi, karena itu sangat unik. Contohnya sebelum pertandingan ini, sapi ini bisa makan banyak sekali telur, dikasih jamu, dikasih vitamin. Saya pikir ini sangat unik” tutupnya. (AW/DW/ST)

287 Total Views 1 Views Today

Berita Serupa